Semua artikel yang di tampilkan di Blog paramaya ini didapat dari berbagai Sumber Publik dari Blog atau Website yang berbeda dari masing-masing pemilik, kami hanya mendistribusikan untuk ikut menambah Ilmu atau Wawasan kepada khalayak ramai, Jika ada yang keberatan dengan artikel yang telah ditampilkan, segera beritahu via Email yang telah disiapkan, artikel yang berkaitan dengan hal tersebut akan secepatnya kami hapus dari Blog ini

Minggu, 31 Juli 2011

Fakta Tentang Hujan





lintasberita

http://faktabukanopini.blogspot.com/
-kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam.

-Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena titik hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan efek gesekan atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepatan yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan (bayangkan jika hujan terjadi seperti gelembung air yang besar yang turun dari langit), bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan.

-Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari keting-gian 15 cm.

-Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter.

-Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter.

-Dalam satu detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi.

-Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam 1 detik. Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505 x 1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang berdasarkan “takaran”.

-Butiran air hujan berubah bentuk ratusan kali tiap detik.

-Kalau butiran air hujan itu dibekukan akan membentuk keping kristal yang indah, tidak seperti air biasa yang dibekukan di freezer/kulkas.

-Setelah hujan turun, tanah, ilalang, rerumputan akan mengeluarkan bau wangi yang khas, senyawa ini dinamakan 'petrichor'.

-Dan fakta terakhir yang paling misterius dan mengejutkan ilmuwan. Hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Dan tanpa bisa mendapatkan bukti ilmiah, para ilmuwan hanya bisa menyimpulkan “Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu”. Dan pada titik ini, para ilmuwan meyakini bahwa manusia biasanya mendapatkan inspirasi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Paramaya Themes | Bloggerized by himynameistrie - Premium Blogger Themes | Blogger Templates